LEBAK, M86 - Nelayan tradisional di pesisir pantai Kabupaten Serang, Provinsi Banten tidak melaut akibat cuaca buruk yang melanda perairan Selat Sunda bagian utara selama beberapa pekan terakhir.
"Kami sudah dua pekan terakhir tidak melaut, karena tiupan angin kencang disertai gelombang tinggi," kata salah seorang nelayan di Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Serang, Syafei, Minggu (3/4).
Dia mengatakan, nelayan di sini belum berani melaut karena cuaca buruk sehingga mengancam keselamatan jiwa juga tangkapan ikan makin berkurang.
Nelayan merugi jika melaut karena tak sebanding dengan pendapatan dan biaya operasional.
Saat ini, nelayan sekali melaut harus mengeluarkan biaya sekitar Rp80.000 untuk membeli bahan bakar minyak tanah dan bensin juga rokok.
Sedangkan, pendapatan hanya Rp50.000 sampai Rp70.000 per hari akibat tangkapan ikan berkurang.(dya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar